Metode Pengujian Besi Ringan Galvalum

Untuk menguji jenis baja ringan galvalum atau zincalume dilakukan 3 jenis pengujian, hal ini tentunya dilakukan untuk memperoleh jenis baja ringan yang bagus. Pengujian tersebut diantaranya adalah :

Pengujian air garam

Air garam merupakan salah satu jenis larutan yang sering kali digunakan untuk melakukan pengujian, terutama pengujian untuk melihat ketahanan logam terhadap karat. Hal ini disebabkan karena air garam memiliki sifat asam sehingga cocok digunakan untuk mengetes kemampuan logam dalam menahan korosi.

Uji coba ini dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan air garam pada logam dalam waktu 2000 jam. Setelah penyemprotan dilakukan selama 2000 jam, baja ringan ini tetap memiliki tampilan yang lebih baik dibandingkan dengan baja dengan coating lain yaitu bahan ringan galvanis.

Uji pantai

Pengujian jenis baja ringan selanjutnya adalah pengajian pantai. Baja ringan galvalum diuji dengan cari digunakan pada area pantai selama 6 tahun. Akibatnya setelah 6 tahun baja ringan galvalum masih menunjukkan tampilan yang baik dibandingkan dengan baja ringan galvanis yang tidak hanya mengeluarkan karat putih tapi karat-karat kuning yang merusak pemandangan.

Uji lapangan

Pengujian terakhir yang dilakukan untuk baja ringan galvalum adalah uji lapangan. Uji lapangan ini dilakukan dengan memasang baja ringan galvalum pada rumah. Yang diuji di dalam pengujian ini adalah baja ringan galvalum dan juga baja ringan galvanis. Keduanya sama-sama dipasang untuk membuktikan baja ringan mana yang dapat menghasilkan karat lebih cepat. Dalam waktu 20 tahun kedua bahan yang dipasang ini menunjukkan perbedaan yang signifikan. Baja ringan galvanis yang dipasang terlihat sudah kehilangan lapisannya sehingga karat dapat dengan muncul dari permukaan baja sedangkan baja ringan galvalum tidak.

Kesimpulan Hasil Uji

Untuk pertimbangan dari lama penggunaannya, kedua pengujian ini memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Baja ringan galvalum memiliki ketahanan terhadap air garam dan juga suasana yang lembab lebih baik dari pada baja ringan galvanis. Selain itu dari segi waktu, baja ringan galvalum juga memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan jenis baja ringan yang lain yaitu baja ringan galvanis.