Month: October 2018

Bahan yang dapat dijadikan Booster ASI (Air Susu Ibu)

Booster ASI (Air Susu Ibu) merupakan sebuah suplemen tambahan bagi para ibu yang sedang menyusui, hal tersebut berfungsi untuk menambah jumlah ASI dan kualitas ASI. Booster ASI dapat berupa susu, makanan atau buah-buahan. Menjadi seorang ibu merupakan tanggung jawab yang sangat besar, selain diberikan Rahim yang kokoh oleh Tuhan, setelah melahirkan Ibu juga masih berkewajiban untuk menyusui. Susu yang paling bagus untuk tumbuh kembang anak adalah ASI (Air Susu Ibu) sehingga setelah melahirkan, seorang ibu harus bersiap-siap untuk menyusui sampai anak dapat disapih. Setiap  ibu yang melahirkan memiliki kondisi yang beragam, ada yang langsung dapat menyusui dengan lancar, ada yang trauma dan sakit karena baru pertama melahirkan. Dukungan dari suami dan keluarga menjadi hal yang amat penting bagi ibu yang baru saja melahirkan.

Pada hakikatnya ASI (Air Susu Ibu) selalu cukup untuk bayi bahkan kadang bisa sangat berlebih, namun ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat air susu ibu tidak dapat secara efektif untuk memproduksi ASI dengan cukup. Bagi Anda yang memproduksi ASI yang sedikit dan ingin menambah produksi ASI maka Anda dapat menggunakan beberapa bahan ASI booster yang bagus seperti beberapa bahan di bawah ini:

  1. Oatmeal

Oatmeal merupakan jenis dari gandum yang mengandung serat tinggi serta dapat membantu mengurangi kolesterol darah, banyak ahli gizi menyarankan untuk memakan oatmeal sebagai menu makanan yang aman dan sehat. Out dipercaya dapat menjadi booster ASI bagi para ibu yang ingin menambah produksi ASI. Di dalam gandung mempunyai konsentrasi beta-glukan lebih tinggi dari makanan yang lain. selain itu oatmeal dapat mencegah dan mengendalikan diabetes pasca melahirkan sang buah hati. Oatmeal dapat dicampur dengan banyak bahan lain seperti buah-buahan atau muffin.

  1. Papaya mentah

Menyusui dengan rileks dapat membuat ASI yang diproduksi menjadi cukup dan banyak bagi bayi, pepaya mentah bisa dipakai untuk obat penenang yang alami dan dapat dipercaya dapat memberi rasa rileks saat menyusui.

  1. Bit dan daun bayam

Booster ASI selanjutnya adalah Bit dan daun bayam. Dua bahan ini memiliki zat besi  yang tinggi. Selain kaya akan zat besi bit dan daun bayam juga memiliki asam folat dan kalsium. Kandungan-kandungan sangat penting dan berguna untuk memulihkan ibu dari anemia. Daun bayam dan bit juga dapat membantu bayi menjadi kuat, selain itu dapat juga mencegah terjadinya kanker payudara. Nahh banyak sekali kan manfaat dari bit dan daun bayam?

  1. Air putih

Air putih memiliki manfaat yang banyak, dan oleh sebabnya para dokter selalu menyarankan untuk selalu mengkonsumsi air putih minimal 2 liter setiap hari. Air putih dapat membantu ibu untuk tidak dehidrasi dan dapat membantu menggantikan cairan yang terkuras dan hilang pada saat menyusui.

How General Knowledge can Help How to Improve TOEFL Score

Most tips related to how to improve TOEFL score only focus on reading or listening skills. But this time we would like to give you different tips. Let’s check it out!

How general knowledge affect my TOEFL score

If you find out most tips that spread all over the internet, they only talk about practicing your Reading and Listening skills and technique. But most people forget how important to have good general knowledge. First thing first, how is general knowledge has something to do with TOEFL? Well, if you have the excellent general knowledge, your ideas to write a certain topic with flow fluently. The more you know, the more you are certain about the answers in every question.

General knowledge can almost cover every aspect of TOEFL. They are including writing, listening, and reading. Learning general knowledge can also improve your vocabulary and strengthen your grammar. Meanwhile, vocabulary and grammar are strongly related to TOEFL questions. When you know more topics from general knowledge, the easier the questions will be.

How to learn general knowledge

General knowledge is easy to learn. You can learn from printed media types such as books or magazines. You can simply watch YouTube video to be more aware of what happens in our world. When you read books or magazines, you should pay attention to how the professional writer arranges the information. Check your dictionary for words that you don’t understand what the meanings are. Meanwhile, when you get more information related to general knowledge from videos on YouTube, practice your listening skills. If the caption is available, try to not activate it for the first time you listen. Catch important words and try to correlate the information and the picture. After that, you can activate the caption to check whether you can tell what the news you just listened is about.

Increase your general knowledge every day can be one of the best solutions of how to improve TOEFL score. Keep your spirit up!

What Are The Top List of Universities in Germany for Students?

Universities in Germany are not as popular as universities in England and the United States. Sometimes, it makes some students doubt of the universities list in Germany. Nevertheless, the quality of universities in Germany getting similar to those universities in that country. The German Universities are not crazy about the ranking system but it tends to focus on the quality and friendly cost so that many students can lecture in the universities. These are some choices on the top list of universities in Germany providing a good reference.

Schiller International University

Schiller International University is an international university with the campuses spreading in the US and Europe. The main campus is located in Florida but the first campus and the biggest one is in Heidelberg, Germany. This university provides more lecturing programs overseas for US students. One of the plus points of this university is receiving an accreditation from the American education system. All programs there must be conveyed in English. The conveyed programs are based on the carrier including a program of two and four years. This university is today serving students from more 100 countries.

Ludwig Maximilian University of Munich

Do you seek the oldest university in Germany for international students? The Ludwig Maximilian University of Munich is the right option. It is one of the oldest universities in Germany. It seeds the 60th seed in QS World University Rankings under TUM and Heidelberg. Almost 15 % of the student’s population in this university is international students. LMU offers more 100 field branches and many lecturing programs offered in English especially for a field of business, management, physic, and psychology. You can take a choice of one of those universities in Germany if you want to study in Germany. You can consider some aspects before deciding your university option.

Metode Pengujian Besi Ringan Galvalum

Untuk menguji jenis baja ringan galvalum atau zincalume dilakukan 3 jenis pengujian, hal ini tentunya dilakukan untuk memperoleh jenis baja ringan yang bagus. Pengujian tersebut diantaranya adalah :

Pengujian air garam

Air garam merupakan salah satu jenis larutan yang sering kali digunakan untuk melakukan pengujian, terutama pengujian untuk melihat ketahanan logam terhadap karat. Hal ini disebabkan karena air garam memiliki sifat asam sehingga cocok digunakan untuk mengetes kemampuan logam dalam menahan korosi.

Uji coba ini dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan air garam pada logam dalam waktu 2000 jam. Setelah penyemprotan dilakukan selama 2000 jam, baja ringan ini tetap memiliki tampilan yang lebih baik dibandingkan dengan baja dengan coating lain yaitu bahan ringan galvanis.

Uji pantai

Pengujian jenis baja ringan selanjutnya adalah pengajian pantai. Baja ringan galvalum diuji dengan cari digunakan pada area pantai selama 6 tahun. Akibatnya setelah 6 tahun baja ringan galvalum masih menunjukkan tampilan yang baik dibandingkan dengan baja ringan galvanis yang tidak hanya mengeluarkan karat putih tapi karat-karat kuning yang merusak pemandangan.

Uji lapangan

Pengujian terakhir yang dilakukan untuk baja ringan galvalum adalah uji lapangan. Uji lapangan ini dilakukan dengan memasang baja ringan galvalum pada rumah. Yang diuji di dalam pengujian ini adalah baja ringan galvalum dan juga baja ringan galvanis. Keduanya sama-sama dipasang untuk membuktikan baja ringan mana yang dapat menghasilkan karat lebih cepat. Dalam waktu 20 tahun kedua bahan yang dipasang ini menunjukkan perbedaan yang signifikan. Baja ringan galvanis yang dipasang terlihat sudah kehilangan lapisannya sehingga karat dapat dengan muncul dari permukaan baja sedangkan baja ringan galvalum tidak.

Kesimpulan Hasil Uji

Untuk pertimbangan dari lama penggunaannya, kedua pengujian ini memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Baja ringan galvalum memiliki ketahanan terhadap air garam dan juga suasana yang lembab lebih baik dari pada baja ringan galvanis. Selain itu dari segi waktu, baja ringan galvalum juga memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan jenis baja ringan yang lain yaitu baja ringan galvanis.